Kita semua pasti punya handphone, apalagi saat ini di tahun 2015. Mulai dari anak-anak sampai lansia pun semua memakai handphone. Ada berbagai macam handphone dan berbagai macam jenis inputannya. Maksud dari inputan di sini adalah tombol papan ketiknya (keyboard) yang dibagi menjadi dua yaitu alpanumerik dan qwerty. Beberapa review di bawah ini merupakan review sebagai pengguna handphone. Hal ini akan berbeda bagi orang lain.
1. Alphanumeric Phone
Handphone
keluaran pertama yang bisa mengirimkan sms menggunakan tombol jenis ini untuk
mengetikkan sms dan sampai saat ini pun masih banyak handphone yang menggunakan
alpanumerik termasuk pada handphone touchscreen.
Kelebihan : Hemat
tempat, hanya ada 3 kolom dan 4 baris di handphone, mudah di operasikan.
Kekurangan
: Jempol harus menekan 2 – 3 kali untuk mendapatkan huruf selanjutnya, sering
terjadi kesalahan dalam penekanan.
2. Qwerty Phone
Handphone jenis
ini mulai merajai pasaran di tahun 2000an di mulai dengan handphone jenis
communicator dari Nokia kemudian diperkecil bentuknya agar semakin ringkas
seperti handphone keluaran Blackberry. Semakin sempit tempatnya semakin kecil
tombolnya.
Kelebihan : Bagi
yang terbiasa mengetik dengan komputer akan nyaman dengan qwerty, lebih cepat
dibandingkan alpanumerik karena sekali tekan.
Kekurangan : Bentuk tombol yang kecil membuat jari harus ekstra kuat menekan, sulit untuk mengetik dengan satu tangan, bentuk handphone menjadi lebih lebar dari biasanya.
3. Alphanumerik Touchscreen Phone
Meskipun ada,
namun pengguna handphone touchscreen baik resistive maupun capacitive sangat
jarang menggunakannya karena kesulitan dalam bentuk. Bentuk alphanumerik pada
setiap handphone touchscreen berbeda – beda tergantung merk dan sangat tidak
ergonomis dalam pemakaian.
Kekurangan dan
Kelebihan : Sama dengan Keyboard Alphanumerik.
Kelebihan : Hemat
tempat, hanya ada 3 kolom dan 4 baris di handphone, mudah di operasikan.
4. Qwerty Touchscreen Phone
Lebih banyak
digunakan oleh pengguna handphone touchscreen karena kemudahannya. Namun di
sisi lain kesalahan menekan juga sangat banyak.
Kelebihan : untuk
touchscreen capacitive respon mengetik lebih cepat karena tinggal menyentuh
sedikit, bagi yang gila sms / chat bisa mengetik lebih cepat di keyboard ini.
Bentuknya bisa menyesuaikan Vertikal atau Horizontal.
Kekurangan :
bentuk keyboard mengikuti ukuran layar kalau punya layar 3,2 inch lumayan
dibandingkan dengan layar 2,5 inch. karena tombol menyempit dan kecil bisa
hanya berukuran 0,4×0,4 cm kesalahan penulisan bisa saja terjadi apalagi
pengguna awal handphone touchscreen, bentuk keyboard juga berbeda – beda setiap
handphone tergantung aplikasi tambahan dan merknya terutama dalam peletakan
angka yang tidak standar.
5. Handwriting Phone
Handphone
touchscreen juga mendukung handwriting, namun menurut saya hanya berlaku di
luar negeri seperti Amerika, Cina atau Jepang karena sesuai dengan kamus
mereka. Sulit untuk mengikuti kamus bahasa Indonesia karena kebanyakan dari
kita pengguna handphone suka menyingkat tulisan (apalagi jadi tidak ada dalam
kamus handphone).
Jika bisa
dipergunakan kelebihan dari handwriting adalah memudahkan penulisan seperti
halnya menulis dengan tangan. Seharusnya bisa lebih cepat
Hal baru dalam perkembangan inputan handphone,
seperti keluaran keyboard Swiftkey untuk Android yang mengatakan Type less, Say
more. Kalau sebelumnya voice recognition menggunakan kamus bahasa dari Google.
Kini berbeda dengan Swiftkey yang bisa mempelajari bahasa sms kita jadi tidak
perlu khawatir kalau ada kesalahan.



